07 Januari 2010

Aku Ingin Kembali...

Telah ku kirim ratusan harap,
Ku tempuh seribu jalan,
Kupanjat jutaan doa,
Agar kembali semangat di sisi..

Namun ku tersesat,
Tak tahu jalan tuk kembali,
Dan tak tahu kemana harus pergi,

Gelisah mulai meraba,
Aku ingin pulang,
Namun tak ingin ku mulai langkah,
Semua seakan terhenti,
Hanya ada rintihan kecil,
Dari bibirku yang kian membisu,

Tuhan..
Izinkan ku kembali,
Bersama semangat di hati,
Meski tampak tak mungkin,
Namun tak bisa ku pungkiri,
Masih ada harap di hati kecil ini....

05 Januari 2010

Kuingin Bintang...

Kuingin bintang,
Yang terangi malamku yang gelap,
Kuingin bintang,
Yang hangatkan dikala ku kedinginan,
Kuingin bintang,
Yang bimbingku sabar kedalam jalan-Mu,
Kuingin bintang,
Yang ulurkan tangannya kala ku kesusahan,
Kuingin bintang,
Yang berikan semangatnya kala ku terpuruk dalam jurang,
Kuingin bintang,
Yang sulamkan senyuman tiap ku kesusahan,
Kuingin bintang,
Yang bisa ku tanamkan kepercayaan,
Kuingin bintang,
Yang selalu setia temani hariku yang sepi,
Kuingin bintang,
Yang bisa kuajak berbagi,
Segala kasih sayang,
Tawa canda,
Suka duka,
Cerita...

Tuhan...
Kirimkan ku sepercik bintang,
Tuk obati lukaku yang dalam...

14 Desember 2009

Lelah

Lelah,
Sendiri ku susun cermin yang retak,
Jatuh tergores pilu,
Berserak dalam padang remang,

Terus lelah,
Menanti mimpi tak pasti,
Merajut harapan kelabu,
Memanjat tebing nafsu,
Ingin pergi tapi tangan terpaku,
Lari maju namun kaki membatu,
Berdiam ragaku membeku,
Hatiku meredup,
Mataku sayu,

Akankah kembali ke sisi Ibu,
Pelita malam dalam kalbu,
Harap tak hilang rasa itu,
Kala kembali dalam terang malam,
Atau pergi dalam pagi suram,

06 Oktober 2009

Duka Terlimbah

Buang limbah mengalir sepanjang mata air
Lewat desa banjir nan penuh getir
Gatal mendekap anak terakhir
Tapi yang ditunjuk hanya nyengir
Tidakkah dengar tangis berdesir?


Tetes air hujan menggenang lautan
Menyibak keruh air polutan
Ikan melayang mati penasaran
Nenek moyang menangis penuh ratapan
Mau hidup apa seharian?


Bila terus begini adanya
Mau kecup apa anak cucu kita
Apa makan duka
Atau minum nestapa
Tidakkah kita ingin dunia bahagia?

02 Agustus 2009

Bersinarlah Bintangku...

Bintangku,
Mengapa matamu meredup,
Tatapanmu kian sayu,
Kemana hilang senyumanmu,
Yang selalu segarkan pagiku,
Yang antarkan tidur manisku,
Akankah kau hilang dalam gelap malam?
Abaikan bulan yang menyinarimu?

Bintangku,
Ku memang tak bisa di sampingmu,
Ku tak bisa menghiburmu,
Ku hanya bersinar,
Namun tak beri kehangatan,
Ku hanya mendampingi,
Namun tak menjadi nyata,

Bintangku,
Tampakkanlah sinarmu,
Percikkan binar semangatmu,
Tunjukkan pada jagad raya,
Bahwa kau ada,
Bahwa kau masih di sana,

16 Juli 2009

Kasih Teruntuk Bintang

Damaikan selalu hati ini
Seorang pujangga malam
Hangatkan hari sepiku
Yang dahulu kian membeku

Sambut pagi cerahku
Temani siang terangku
Antarkan setiap tidurku
Bahagiakan saat sedihku
Ingatkan saat salahku

Dialah bintang biruku
Yang selalu ada disisiku
Bersama arungi samudra kasih
Bahagiakan rasa terkasih
Hanya inilah ku dapat kasihkan
Terima kasih untuk yang kukasih,
Bintang kekasihku...

13 Juli 2009

Yang ku rasa hari ini:

Sedih,
Muram,
Sakit,
Mual,
Sepi,
Kangen..

11 Juni 2009

Dua Hari Penantian

Gelitik kecil meresahkan raga
Dalam penantian yang tertunda
Enam musim tlah berakhir
Lewati tawa maupun nestapa
Akankah terhenti atau terus berlari?

Ku ingin terus berlari
Lewati segala rintang melintang
Mengejar segala cinta dan mimpi
Izinkan aku Oh Tuhan
Beri hamba kesempatan

Dua hari tiada lama
Meski ragu tapi percaya
Hanya doa yang kan membawa
Raga dan segala cita
Biarlah waktu yang berkata

04 Juni 2009

Bila Hilang, Muram..

Malam ini tak pejam mata Bulan
Hati tak tenang bukan kepalang
Terombang ambing terbuai lautan
Bagai kerang terhempas gelombang
Mungkin akan terpejam Bulan
Bila kalanya rindu kan datang

Tak sebatang Bulan menerawang
Dalam malam berawan hitam
Tak nampak harum senyum Bintang
Meski rindu kan tetap muram
Kan tertunggu bilang tenang
Meski mata kian terpejam

Dengarlah Bulan semakin sumbang
Tangga nada kembali bungkam
Nyanyiannya tak jua terang
Kian malam kian bergumam
Bila hilang..
Maka muram..

03 Juni 2009

Balada Gosip Hewani

Kemarin semut mengikik gelitik
Dengar kuda cerita menggoda
Katanya kambing selingkuh dengan kera
Heranlah semut sambil kembali terkikik
Terbersit membukti gosip yang aduhai
Lalu tak berapa lama
Semut tibalah pada kambing
Mbing, katanya
Apakah kau mendua pada kera kerontang?
Tanya semut mengikik
Kambinglah kagetnya
Ditendanglah semutnya
Hingga lepaslah kupingnya
Tak bisalah dengar lagi cerita dusta
Perselingkuhan antara kambing pada kera
Makanya, kata si kambing pada pembaca
Andaikan kuda menggonggong janganlah hirau keberadaannya